Menulis ala "Kuswanto Ferdian" (penulis Bersama Rintik Hujan Air Mataku Mengalir)

Dalam acara Kemah Bahasa dan Sastra yang saya ikuti beberapa bulan yang lalu saya dipertemukan dengan seorang penulis asal Madura bernama Kuswanto Ferdian. Dialah yang mengisi materi Proses Kreatif Sastra pada waktu itu.
Dan untuk itu,  disini saya ingin berbagi dengan teman-teman tentang apa yang saya dapat dari penulis hebat yang kerap di sapa mas Wawan itu.
Tips kepenulisan ala Kuswanto Ferdian untuk penulis pemula:
1) hobilah membaca.
Untuk menulis kita harus banyak membaca terlebih dahulu sebab sejatinya bisa menulis adalah bonus karena kita sering membaca. Dengan membaca kita telah merekam banyak kosakata dan ide. Yang mana semakin banyak buku yang kita lahap, semakin banyak pula kosakata dan ide yang kita terima. Dan tak bisa dipungkiri bahwa hal itu sangat berpengaruh pada kualitas tulisan.
2) jangan menulis mengikuti penerbit sebab setiap penulis memiliki gayanya sendiri.
Dalam menulis setiap orang memiliki tipe dan model kepenulisan mereka sendiri. Maka sebagai penulis pemula ada baiknya untuk istiqomah dan menekuni tulisan terlebih dahulu. Lalu untuk tahap lebih lanjut, kiranya setelah di rasa tulisan kita ada kualitas kita dapat mecoba hal berbeda dan baru. 
3) Peka Terhadap Lingkungan 
Sebagai penulis kita harus dapat melihat hal biasa yang di lihat orang lain dari cendela kaca yang berbeda. Yang artinya, kita harus menemukan hal tidak biasa pada sesuatu yang dianggap biasa oleh orang awam. 

Komentar

Postingan Populer