RESENSI JEJAK LANGKAH

Judul       : Jejak Langkah
Penulis   : Pramoedya Ananta Toer
Halaman : 724
Penerbit  : Lentera Dipantara
ISBN        : 979-97312-5-9
Begitu berhasil mempertahankan pabrik yang di kelola oleh Nyai Ontosoroh Minke segera berlayar menuju Betawi Seperti yang ia rencanakan sebelumnya. Di Betawi Minke ingin menempuh pendidikan dokter dan selain itu ia juga telah di beri amanah oleh mediang sahabatnya Know Ah Soe untuk memberikan sebuat Surat kepada Ang son Mei.
Setelah Surat itu sampai kepada Ang Son Mei Minkepun mulai mengenali komunitas Tiongkok. Ia belajar banyak dan pelan-pelan fikirannya menjadi semakin kritis. Karena begitu sering berkomunikasi dengan Mei Minkepun jatuh hati Lalu menikah dengan Mei.
Pada suatu hari, ada sebuah seminar yang di isi oleh Seorang pensiunan dokter. Ia mencoba menyalakan api semangat kepada para pribumi dengan mengisahkan pergerakan kaum Tioghoa. Pribumi harus bangkit dan menyadari ketertinggalannya.
Ang Son Mei. Karena begitu gigih dan aktif dalam pergerakan perjuangan untuk bangsanya iapun jatuh sakit dan meninggal. Minke begitu terpuruk apalagi ketika mengetahui ia dikeluarkan dari sekolah karena telah membuat resep obat sedangkan dia belum sah menjadi dokter.
Tak ingin berlarut-larut Minke mencoba bangkit dengan mendirikan organisasi bernama Syarukat Priyayi yang dianggotai oleh teman-temannya sewaktu sekolah dokter. Organisasi ini tidaklah illegal melainkan sudah disahkan oleh gubermen.  Dan saat itu banyak sekali warta yang beredar menginformasikan tentang organisasi dan mendapatkan perhatian dari masyarakat.
Sayangnya organisasi yang diprakasai oleh Minke ini sedikit tersendat karena banyaknya anggota yang pasif. Dan Minkepun mengoyak semangat mereka Hingga akhirnya organisasi itu eksis kembali, pada suatu hari Raden Tomo (reman sekelas Minke) meminta pendapatnya untuk mendirikan organisasi Boedi Oetomo. Minke setuju dan bergabung. Namun dikemudian hari Minke memisahkan diri dari organisasi Boedi Oetomo.
Dalam perjalanan perjuangannya Minke juga dipertemukan dengan Seorang Prinses Van Kasiruta, putri Seorang raja Maluku yang akhirnya dinikahinya. Minke bersama sang istri menjadi Tim kerja dalam berdiskusi dan bertukar pikiran. Minke begitu gigih untuk mempersatukan pribumi di seluruh nusantara. Sayangnya Minke justru di asingkan di pulau jawa karena di anggap menyebar berita yang menjatuhkan gubernur jendral.

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer