puisi: KOTA MATI
Oleh: Ulul faricha luqman
Kubiarkan diriku
Berjalan menjemput keputusasaan
Dari sebuah mimpi
Dari sebuah harapan
Takdir berjalan dengan arahan-Nya
Jiwa-jiwa berpulang pada genggaman-Nya
Dan aku mengantri kembali
Kita manusia yang menunggu waktu berhenti
Dalam perjalanan yang panjang
Sejatinya aku pernah menemui
Jiwaku terlepas dari raganya
Saat dimana kau menutup mata,
Berpaling, dan melangkah menjauh
(atas aku yang terjatuh dan melemah)
Aku hidup dengan ruh yang mati
Di dalam kota yang ramai
Bersama seonggok penghianatan
Jiwaku telah hilang ditebas.
Madura, 6 Agustus 2019

Loh..
BalasHapusGanti nama blog neng?